Mekanisme dan Persyaratan Mengajukan KUR (Kredit Usaha Rakyat) pada Bank Sumsel Babel Capem Lemabang
Abstract
Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu program pembiayaan yang ditujukan untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperoleh akses permodalan bagi pengembangan usaha produktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai mekanisme dan persyaratan pengajuan KUR pada Bank Sumsel Babel Capem Lemabang berdasarkan hasil Kuliah Kerja Praktik (KKP). Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui observasi, pengamatan terhadap proses pelayanan, serta dokumentasi informasi mengenai prosedur dan persyaratan KUR. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengajuan KUR dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pengajuan awal, pengisian formulir, pemeriksaan kelengkapan dokumen, wawancara, survei lapangan, analisis kredit menggunakan prinsip 5C, keputusan dan persetujuan kredit, penandatanganan akad, pencairan dana, serta pembinaan dan monitoring usaha. Persyaratan utama meliputi identitas diri, kartu keluarga, legalitas usaha berupa SKU atau NIB, dokumen pendukung keuangan, serta usaha yang produktif dan layak. Dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala berupa ketidaklengkapan dokumen, rendahnya pemahaman prosedur, usaha yang belum stabil, keterbatasan pencatatan keuangan, serta kendala teknis dan verifikasi. Edukasi dan sosialisasi mengenai KUR perlu ditingkatkan agar masyarakat lebih memahami prosedur, memenuhi persyaratan, dan mampu memanfaatkan pembiayaan secara produktif dan bertanggung jawab.
Copyright (c) 2026 Heti Nubila, Havis Aravik, Fadilla Fadilla, Ahmad Tohir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

E-ISSN 3026-7129



